Categories
Default

Nutrisi Petani Maju untuk Tingkatkan Produksi secara Nyata

Terjadinya perubahan iklim saat ini membuat pemerintah bersama petani harus berfikir lebih efisien baik untuk tanaman pangan terutama padi, jagung, dan kedelai maupun hortikultura terutama cabai dan bawang. Selain itu, harus terus berfikir meng upayakan peningkatan produksi dan harus menyasar peningkatan pendapatan petani. Beberapa petani di Simbar Waringin, Kab. Lampung Tengah, telah membuktikan dengan penggunaan NUTRISI ALLWINTOP dapat meningkatkan hasil 17.5% (dibaca: terjadi peningkatan produksi gabah sebanyak 1 ton dengan asumsi harga gabah Rp4.000 per kg diperoleh tambahan pen dapatan Rp.3.360.000,-) dan pendapatan secara nyata. “Seharusnya produksi dapat meningkat lebih dari 20%, namun karena serangan hama yang sedang mewabah di daerah tersebut membuat produksi hanya meningkat 17,5%.

Walaupun demikian pro duksi masih meningkat sementara petani di sekitarnya banyak yang gagal panen,” ungkap Manajer Produk ALLWINTOP, Munir Haryanto.. NUTRISI ALLWINTOP diaplikasikan dengan cara disemprot ke daun (foliar) karena teknologi nanonya dapat langsung bereaksi dalam waktu 4 jam setelah aplikasi. Fungsi utama A L L W I N T O P adalah meningkatkan daya serap (absorbsi) pupuk dari tanah oleh tanaman menjadi lebih dari 2 kali lipat. Efek langsungnya sangat je las pada tanaman padi, dalam wak tu 2-4 hari war na daun akan menjadi hijau tua menunjukkan fotosintesa menjadi optimal. demikian juga pada tanaman bawang me rah dan cabai akan meng opti mal kan fotosintesa ditunjukkan oleh siung yang berukuran lebih besar dan berbobot lebih berat, dan pada cabai keluar dua buah setiap ruasnya. dite kankan oleh Munir, pada prin sipnya tanaman pada masa vegetatif harus optimal dan se hat, sehingga pada masa generatif bisa optimal produksinya.

Hal ini ditunjukkan ta naman padi dengan meningkatnya jumlah anakan produktif, meningkatnya jumlah bulir per malai, menekan jumlah gabah hampa, bahkan malai yang paling akhirpun menjadi bernas, jadi secara umum akan mening katkan komponen hasil. N U T R I S I ALLWINTOP cukup 2 kali aplikasi saja di masa vegetatif pada tanaman padi umur 15 dan 30 hari setelah tanam dengan dosis 2 gram per liter air dan bisa diaplikasi bersama insektisida dan pestisida yang tidak me ngandung belerang/sulfur bahkan akan menambah efektifitas ke tanaman. Petani cabai dan terong di Mulyojati Metro Barat, Metro, Provinsi Lampung, Mas Eko Widodo, mengatakan aplikasi ALLWINTOP pada tanamannya menghasilkan tulang daun sangat jelas dan daun nampak segar serta warna buah lebih cerah, ini mengindikasikan fotosintesa berjalan sempurna, ini juga akan terjadi pada tanaman cabai dan bawang merah.

Lebih lanjut Munir Haryanto mengatakan, “Saya berkeinginan nutrisi ini memberikan peningkatan hasil yang nyata 20% dan peningkatan pendapatan untuk petani, sayangnya hanya petani maju saja yang langsung memberikan respon terhadap inovasi baru.”